Balitbang Kemenkumham gelar webbinar bertemakan "Reimagining the Vision on Law and Human Rights”

DSC08795DSC08795

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Hukum dan HAM menggelar International Conference on Law and Human Rights (ICLHR). Kegiatan yang bertemakan “Reimagining the Vision on Law and Human Rights”. Giat ini merupakan rangkaian dari HUT Dharma Karyadhika Kemenkumham. 

 

Kakanwil Kumham Sulbar H. Anwar bersama Pimti Pratama serta para pegawai dilingkungan Kemenkumham Sulbar juga turut andil dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut. 

 

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan dihadiri Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro, serta Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Laksana Tri Handoko.

 

Konferensi yang diselenggarakan secara virtual ini melibatkan puluhan pemakalah dari dalam dan luar negeri dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat secara gratis. Ini merupakan konferensi pertama di Indonesia dalam bidang hukum dan HAM yang diselenggarakan secara virtual dan diikuti oleh ribuan peserta.

 

Dalam laporannya, Kepala Balitbang Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan, kegiatan konferensi ini memiliki 21 sub tema yang memuat hal-hal faktual yang terjadi pada pemerintah dan masyarakat. ICLHR 2020 dibagi dalam dua sesi yaitu Plenary Session dan Class Session. Plenary Session akan dihadiri oleh lima pembicara diantaranya Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Internasional; Malaysia, Dekan Sekolah Hukum Institut Sains dan Teknologi Sathyabama; India, Wakil Rektor Universitas Turki, dan Sedangkan, Class Session terdiri dari dua belas panel kecil yang terdiri dari 73 pemakalah dalam dan luar negeri.

 

Selain itu, Pada diskusi ini Balitbang Hukum dan HAM mengajak praktisi, akademisi dan pengambil kebijakan dari seluruh dunia untuk memikirkan ulang bagaimana isu hukum dan hak asasi manusia harus direspon di era tatanan baru. Pandemi Covid-19 telah membawa umat manusia dalam keadaan yang tidak terbayangkan sama sekali.

 

Webinar ini juga tercatat dalam Rekor MURI sebagai kegiatan virtual konferensi pertama di Indonesia dalam bidang Hukum dan HAM dengan jumlah peserta terbanyak.Pemikiran-pemikiran yang disampaikan pada konferensi ilmiah ini akan didokumentasikan dalam media publikasi ilmiah yaitu prosiding yang diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan atau referensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Hukum dan HAM

ZZZWebinar International Conference Of Law And Human Rights5ZZZWebinar International Conference Of Law And Human Rights5ZZZWebinar International Conference Of Law And Human Rights5ZZZWebinar International Conference Of Law And Human Rights5


Cetak   E-mail