SEBANYAK 514 ORANG TAHANAN DAN NARAPIDANA DI LAPAS DAN RUTAN MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA DI PILGUB SULBAR

IMG 20170215 085603Mamuju (15/2/2017)  Sebanyak  514 orang Tahanan dan Narapida/Warga Binaan Pemasyarakatan yang tersebar di 5 (lima) Kabupaten di Sulawesi Barat hari ini menggunakan hak pilihnya pada Pemilhan Kepala Daerah (Gubernur) Sulawesi Barat.

Ketua Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Prof. DR. Hafidz Abbas, beserta rombongan pada kesempatan tersebut mengunjungi Rutan Mamuju.Kunjungan tersebut dalam rangka memantau pelaksanaan proses pelaksanaan Pilkada  di tempat tersebut.

“Apa yang kami lakukan hari ini bersama Tim dari Komnas HAM Republik Indonesia, ingin memastikan bahwa para Tahanan dan Narapidana di Mamuju telah terpenuhi akan hal itu” tandasnya

Sampai saat ini, sambung dia, pelaksanaan Pemilihan Gubernur di Rutan Mamuju cukup berjalan aman dan tertib, hal ini perlu diberikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat atas suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak hari ini.

Sehari sebelumnya ,saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, ia mengungkapkan bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia IMG 20170215 094615Republik Indonesia akan terus berupaya memberikan kontribusi kepada Pemerintah agar pemenuhan hak-hak akan setiap warga negara dapat terlaksana dengan baik, tak terkecuali hak akan berdemokrasi dalam memberikan partisipasi pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah

“Proses Pemenuham HAM bagi setiap warga Negara membutuhkan partisipasi seluruh stakeholder warga Negara, salah satunya memberikan ruang kepada Warga Binaan Pemasyarakatan yang saat ini menempati Lapas dan Rutan di Sulawesi Barat dalam memberikan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilkada” tuturnya

Selain melakukan pemantauan di Rutan Mamuju, ia juga melakukan pemantauan di beberapa tempat seperti, Rumah Sakit, Polres Mamuju dan Sekolah Luar Biasa. (*Muh.Kasim)