SELAMA BULAN JANUARI, LIMA ORANG ANAK KORBAN TINDAK PIDANA TERJADI DI POLEWALI MANDAR

16700018 1088762704565861 1772761350 nPembimbing Kemasyarakatan melaksanakan Pendampingan terhadap Anak Korban Tindak Pidana persetubuhan pasal 82 AYAT (1) UU NO. 35 TAHUN 2014 sesuai yang diamanatkan UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak pasal 23.

Berdasarkan data, dalam bulan Januari Tahun 2017 anak sebagai korban tindak pidana di wilayah Kabupaten Polewali Mandar yang telah didampingi oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Polewali berjumlah 5 (lima) orang 3 (tiga) diantaranya adalah Korban Persetubuhan.

“Salah satu tujuan dari pendampingan ini adalah memberikan penguatan secara psikologis kepada korban tindak pidana atau yang disebut anak korban agar tidak mengalami depresi saat memberikan keterangan dihadapan penyidik terhadap peristiwa tindak pidana” ungkap Iin Amrina, salah satu Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Polewali beberapa waktu lalu

16683511 1088763184565813 652747923 n“Pemulihan terhadap anak korban adalah hal utama yang harus difikirkan oleh berbagai pihak yang terkait” tambahnya saat melakukan pendampingan anak di Polewali Mandar

Pembimbing Kemasyarakatan, lanjutnya, Bapas Polewali menjalin kerjasama dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dan Pekerja Sosial dalam penanganan Anak yang berhadapan dengan hukum dengan tujuan untuk membantu meringankan, melindungi, dan memulihkan kondisi fisik, psikologis, sosial, serta spiritual korban. Dengan demikian, mereka mampu menjalankan fungsi sosial kembali secara wajar (*MK/IA)