KUNJUNGI LAPAS POLEWALI, KAKANWIL AKAN UPAYAKAN PENAMBAHAN TIM MEDIS

1Polewali – Usai  melakukan Inpeksi Mendadak (Sidak) di Rutan Majene, Andi Farida selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat bersama Tim melanjutkan kunjungan kerjanya di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Polewali.(28/01/17)

Tak jauh berbeda saat melakukan SIdak di Rutan Majene, Andi Farida juga melakukan pengecekan dan pengawasan langsung kepada jajarannya di Lapas Polewali. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Polewali yang saat itu berada di tempat tersebut menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah.

Dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menyempatkan memberikan pengarahan kepada seluruh Tahanan dan Narapidana di salah satu Unit Pelaksana Teknis di jajarannya.

“tidak ada salah satupun diantara saudara-saudara menginginkan berada disini, ditempat yang telah membatasi ruang gerak dan kebebasan saudara-saudara” kata Kakanwil didampingi oleh Muhammad Basri selaku Kalapas Polewali

“tetapi mungkin hanya karena tuntutan hidup ataupun salah dalam melakukan suatu tindakan sehingga membuat anda harus berhadapan dengan hukum” tambahnya

Selama menjalani masa pidana disini,lanjut ia, jangan melakukan hal-hal yang dapat membuat saudara kehilangan hak-hak seperti Hak akan memperoleh Pembebasan Bersyarat (PB) dan hal-hal lain, yang dapat diperoleh ketika yang bersangkutan telah berkelakukan baik dalam menjalani masa pidana.

“ini bukanlah aturan yang dibuat oleh kami ataupun Kalapas, tetapi ini karena atas perintah Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Negara kita” tuturnya

Disini anda diberikan pembinaan, sambungnya, melaksanakan apa yang menjadi aturan yang berlaku untuk memasyarakatkan para pelanggar hukum, sehingga setelah menjalani masa pidana  dapat diterima oleh Masyarakat pada umumnya

Hal lain yang disampaikan oleh Kakanwil pada kesempatan tersebut, terkait pemenuhan kebutuhan akan kesehatan para Warga Binaan Pemasyarakatan

“setelah dilakukan inventarisir untuk memenuhi kebutuhan akan kesehatan para Warga Binaan Pemasyarakatan, sampai saat ini kita masih kekurangan Tim Medis ataupun tenaga kesehatan”lanjutnya

“beberapa waktu kedepan, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya akan melakukan upaya pengusulan ke pusat untuk dilakukan penambahan tim medis, baik tenaga perawat maupun dokter yang setiap saat akan memberikan pelayanan kesehatan khusus kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan” tutupnya  (Humas-Muh.Kasim)

2

3